Classroom of the Elite Didubbing Bahasa Indonesia, Siap Tayang di Youtube Muse Indonesia

Classroom of The Elite atau Youkoso Jitsuryoku Shijou Shugi no Kyoushitsu e atau Youzitsu akhirnya kini kembali dalam anime musim keduanya. Publik juga bisa menonton musim kedua tersebut melalui akun Youtube resmi Muse Indonesia. Bukan cuma itu saja, musim ketiga animenya bahkan telah direncanakan untuk dirilis di tahun 2023. Kini Muse Indonesia juga akan menayangkan kembali musim pertama animenya, dengan dubbing berbahasa Indonesia!

Hal ini diumumkan melalui akun Facebook dan Youtube resmi dari Muse Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, pengumuman ini dibawakan langsung oleh Amar Saifullah yang telah didapuk untuk mendubbing sang tokoh utama, Kiyotaka Ayanokoji. Rencananya Classroom of the Elite versi dubbing berbahasa Indonesia ini akan ditayangkan di Youtube Muse Indonesia mulai tanggal 13 Juli 2022, dan akan tayang setiap hari pada pukul 20:30 WIB. Sebelumnya Muse Indonesia memang sempat berencana untuk menayangkan sejumlah anime-anime mereka dengan dubbing berbahasa Indonesia di Youtube mereka.

Baca Juga :
Jual Saldo Paypal
Jual Beli Saldo Paypal
Saldo Paypal Terpercaya

Bintang muda berbakat, Amar Saifullah

Karakter Kiyotaka Ayanokoji didubbing oleh Amar Saifullah. Amar Saifullah merupakan seorang seiyu yang masih terbilang baru. Ia awalnya adalah seorang fandubber amatir yang berhasil melanjutkan karirnya hingga menjadi seorang seiyu profesional. Sebelumnya ia juga pernah mendubbing anime dari Muse Indonesia, yakni Sabikui Bisco.

Classroom of The Elite atau Youkoso Jitsuryoku Shijou Shugi no Kyoushitsu e atau Youzitsu adalah novel ringan yang ditulis oleh Shougo Kinugasa dan diilustrasikan oleh Shunsaku Tomose. Seri ini telah diangkat menjadi anime pada 2017 oleh studio Lerche. Novelnya sendiri diterbitkan oleh penerbit asal Jepang, MF J Bunko milik Kadokawa.

Classroom of the Elite berlatar di sebuah SMA khusus yang dibangun untuk menghasilkan calon-calon penerus masyarakat pada masa depan, Kiyotaka Ayanokoji masuk sebagai murid tahun pertama dan menarik perhatian karena berhasil meraih nilai ujian konsisten di angka 50 untuk semua bidang. Ia tidak memiliki target khusus untuk lulus dari sekolah ini setelah berhasil melarikan diri dari masa lalunya, namun kondisi pergaulan dan persaingan antar kelas memaksanya untuk menggunakan taktik-taktik tertentu agar ia dan rekan-rekan sekelasnya tidak terpaksa drop out. Pada awal 2020, novel ini berpindah latar menuju tahun kedua masa SMA Kiyotaka. Ia juga bertemu dengan alumni dari White Room yang mendaftar sebagai adik kelasnya.

Baca juga :
Jasa Pbn Premium
Jasa Pbn Berkualitas
Jasa Pbn

Novel ini merupakan salah satu novel yang memiliki banyak penggemar setia namun tidak terlalu terlihat fandom-nya di kancah novel ringan Jepang. Pada peringkat tahunan Kono Ranobe ga Sugoi, novel ini sempat menduduki peringkat keempat setelah Nanatsu no Maken ga Shihai suru, Ryuuou no Oshigoto, dan Jaku-Chara Tomozaki-kun.

Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.